SEJARAH KOPERASI

Sejarah Koperasi di Dunia
Sejarah Koperasi di Dunia

Sejarah Koperasi Dunia

Secara historis, koperasi sudah ada sejak zaman Yunani Kuno, tetapi organisasi koperasi yang modern pertama kali muncul di Rochdale, Inggris pada tahun 1844. didirikan oleh kelompok pekerja dari pabrik tekstil yang merasa teraniaya.

Mereka merasa perlu untuk membentuk organisasi koperasi yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup mereka. Prinsip yang dipegang oleh koperasi ini adalah kepemilikan bersama, pengelolaan yang demokratis, pemasukan keanggotaan yang adil, pembagian keuntungan yang adil, dan pendidikan dan pelatihan bagi anggota.

Setelah koperasi didirikan di Rochdale, Inggris, organisasi ini segera menyebar ke seluruh dunia. Terdapat banyak sekali koperasi yang kemudian didirikan di Amerika Serikat, Eropa, Asia, dan Afrika. 

Di Indonesia sendiri, koperasi sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1908. Koperasi di Indonesia awalnya didirikan sebagai badan usaha untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para petani yang pada saat itu masih tergantung pada sistem tanam paksa.

Salah satu koperasi terbesar di dunia adalah Mondragon Corporation yang terletak di Spanyol. Koperasi ini didirikan pada tahun 1956 sebagai badan usaha yang didirikan oleh sekelompok pekerja yang tergabung dalam Serikat Buruh di negara itu.

 Koperasi Mondragon Corporation memiliki lebih dari 100.000 anggota dan lebih dari 80 unit bisnis yang beroperasi di seluruh dunia.

Jumlah anggota koperasi di seluruh dunia saat ini sangatlah besar, di mana pada tahun 2017, terdapat lebih dari 3,5 juta koperasi di seluruh dunia, dengan total anggota koperasi mencapai lebih dari 1 miliar orang.

 Koperasi di seluruh dunia menawarkan berbagai jenis produk dan layanan, termasuk dari sektor pertanian, keuangan, konsumen, kesehatan, dan pendidikan.

Saat ini, koperasi di seluruh dunia terus tumbuh dan berkembang dengan prinsip-prinsip yang dipegang tetap pada konsep awalnya, yaitu kepemilikan bersama, pengelolaan yang demokratis, pemasukan keanggotaan yang adil, pembagian keuntungan yang adil, dan pendidikan dan pelatihan bagi anggota. 

Dengan berbagai jenis layanan yang ditawarkan oleh koperasi, organisasi ini terus berkembang dan membantu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.